Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan

Minggu, 27 Oktober 2013

Terms of Upper Sumatran

sumatra
Orang Sumatera itu keren. Orang Sumatera itu unik. Eh, ini beneran lho! Nggak rasis, ya, kan saya cuma bilang orang Sumatera. Hehehe…

Oke, lanjut ke pembahasan. Di sini saya sebenarnya mau membahas istilah-istilah yang sering digunakan orang-orang Sumatera bagian atas (Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Riau).

Kenapa sih, kok saya tiba-tiba pengen ngebahas hal ini? Yap, karena saya rasa, istilah-istilah Sumatera bagian atas ini sangatlah unik. Saking uniknya, mungkin, orang-orang yang berasal dari daerah lain tidak bakal tau arti sesungguhnya kalau belum dikasih tau terlebih dahulu.

Oke. Lanjut saja langsung ke daftar kata-katanya. Mungkin—ingat ya, mungkin, nih. Kalau ada kata-kata yang sama tulisan dan sama arti dengan daerah lain, ya, maklum lah. Kita ini satu kesatuan, NKRI… Bhinneka Tunggal Ika, berbeda-beda tetap satu jua. #apaansih

Rabu, 23 Oktober 2013

Akhirnya, BBM Ada di iPhone dan Android

1397401_10200204286509920_291771359_o

Dulu, saya pernah posting tentang BBM-an di Android menggunakan Catfiz. Tapi sekarang, BBM sendiri sudah tersedia untuk iPhone dan Android. Yups, akhirnya setelah sekian lama menunggu dari 21 September yang lalu, kini pihak BlackBerry tidak lagi memberi harkos alias harapan kosong.

Untuk mereka yang dulunya pernah “pre-order” di situsnya, kini mereka langsung bisa mendaftarkan BlackBerry ID-nya. Mereka yang dulunya pengguna BB juga sudah bisa langsung login, dan langsung menggunakan BBM dengan contact list yang masih tersinkronisasi di akun mereka. Sementara bagi yang belum mendaftar, mereka bisa mendaftar dengan cara mengantre—di mana mereka harus memasukkan alamat e-mail aktif, dan mereka harus mengecek inbox e-mail mereka, dan apabila mereka telah mendapat e-mail “You have reaced the front of the line!”, barulah mereka bisa mendapatkan BlackBerry ID mereka.

Ehem. Saya, masih menggunakan Android.

#apahubungannyacobak

Karena itu, di sini saya membahas BBM untuk Android. Okeeee~ Memang, sih, kedengaran agak RASIS. Tapi, *yaudahlahya*

Yap, tetap. Samsung Galaxy Ace yang udah diupgrade secara tidak resmi ke Android Jelly Bean 4.2.2—belum ganti karena gak punya uang. Hehehe. Dan, saya juga ingat (selalu) kalau saya punya tablet Samsung Galaxy Tab 2 10.1, yang juga sudah diupgrade ke Android Jelly Bean 4.1.1. Langsung saya search di Play Store, ternyata tidak ada.

Horror. Beneran, BBM tidak didukung di tablet Android.

Tapi, apa daya. Langsung saja saya mencari file APK BBM dari Internet, entah darimana sumbernya, lupa. Yang pasti, file tersebut sudah diupdate dengan tanggal hari ini. Oke, langsung saja saya mencoba download file tersebut.

Oke lanjut, saya install BBM di Galaxy Ace. Wuih, berhasil! Tapi pas dibuka, EAA~ tidak mau jalan—malah force close. Huuhuu~

Target selanjutnya: Tablet 10 inci yang barusan saya bilang. Dengan file yang sama, saya install dan buka. JREENG! Bisa!

#yomann #ini #bbm4android #di #tablet #layarsupergede #10inci #kegedean

Tinggal daftar. Oya, saya mau ngasih tau, saya termasuk orang yang lumayan suka KEPO-in situs BBM sebelum rilis, jadi pastinya sudah “pre-order”. Cling.

#apalaginihhubungannya

Benar dugaan saya. Langsung saja, saya bisa mendaftar untuk mendapatkan BlackBerry ID. Akhirnya, ada 8 digit kombinasi angka dan huruf di layar. [ITU PIN BB, WOI! HAHAHA!!!]

7598BA2A <-- invite, yakk~

OKE. Sekarang BBM udah di tablet. Tinggal nyari contact aja buat menuhin list. Tapi, saya pribadi sedikit kesel (palaaakkkkk~) dengan aplikasinya yang terkadang boros memori. Kalau chat belum dibaca, terus notifikasinya dihapus, tiba-tiba aja muncul lagi. Yah, mungkin sih berguna. TAPI, Kalo lagi maen game, misalnya, tiba-tiba muncul notif, kan gak nyaman juga… Hehehe…

Segitu deh. Sekian.

Minggu, 12 Mei 2013

Typeface Utama Tri Dipakai Telkomsel?

Saya tidak tahu apakah ini serius atau main-main belaka, yang jelas saya benar-benar kaget. Ini adalah sebuah hal yang lumayan serius bagi saya. Suatu waktu saya menonton video di youtube, saya melihat banner iklan Telkomsel yang memamerkan produknya: KartuHalo. Wajar, memamerkan. Tapi ada satu hal yang memang membuat saya penasaran sepenasaran mungkin. Sekali lagi, ini adalah hal yang menyangkut tentang desain-mendesain. Begini, mungkin kalian para pembaca setia Macem-macem Laah tahu produk mana yang menawarkan promo berikut ini...


Yep, itu adalah salah satu promo dari Tri. Saya bukan berbicara masalah promonya, tapi masalah typeface-nya. Yahh, walaupun Tri belum lama ini telah mengganti typeface utamanya kebanyakan dengan font Helvetica, tapi bukan berarti ini adalah masalah lama yang bisa dilupakan begitu saja.

Spesimen Font Verona
(Sumber: www.newlyn.com)

Typeface yang digunakan Tri ini adalah font bertajuk "Verona", yang sudah pasti tidak mungkin dapat didownload maupun dibeli di manapun. Kenapa? Karena, font yang didesain oleh Miles Newlyn ini adalah font custom yang secara eksklusif didesain untuk Branding Tri, baik Tri yang ada di Indonesia, maupun Three yang ada di luar negeri. Oh iya, sekedar info, supporting typeface dari "Verona", "Modena Condensed" juga tetap dipakai sampai sekarang, dan itu juga bikinan Miles Newlyn, serta tidak dapat didownload dan dibeli.

Detail font Verona dan Modena Condensed

Bisnis adalah bisnis. Desain adalah desain. Paduan bisnis dan desain menghasilkan popularitas dan pastinya, DUIT. Kalau sekedar ingin bikin plesetan, atau apa gitu, silakan siapa saja boleh mencontek gaya font unik dari perusahaan ternama. Sebut saja font Verona dan Modena Condensed ini. Saya pribadi sebenarnya pernah membuat duplikat (yang sebenarnya tidak mirip sama sekali) dari font ini. Hanya dengan tujuan membuat plesetan dari iklan Tri menjadi iklan Nine. Ini dia buktinya:




Sekali lagi, hanya untuk kegembiraan pribadi. Hahaha. Oh iya, dari tadi saya belum menunjukkan penampakan iklan KartuHalo Telkomsel yang menggunakan typeface Verona, 'kan? Oke, ini dia...



Mungkin yang berbeda adalah, di iklan Telkomsel ini, si typeface diposisikan sebagai subtitle font, kali ya? Saya tidak bermaksud untuk menyalahkan ataupun menjatuhkan. Tapi, apapun ceritanya, Miles Newlyn juga sudah mengklaim font tersebut di situsnya sendiri. Begini bunyi klaimnya.

The Verona typeface was designed for the 3 brand as the main brand recognition device. The investment in a custom font has paid off considerably in tems of recognition and savings gained by avoiding the costs of licensing an off-the-shelf font throughout eight countries. This typeface is licensed exclusive to 3, and is not available for download.

Modena Condensed was designed as the supporting typeface for 3’s Verona. It is condensed and has a large x height to make the best possible use of space, important for the small screens of mobiles and PDAs. It remains legible at very small sizes. This typeface is exclusive licensed to 3, and is not available for download.

Satu permintaan saya, apabila ada kesalahan saya dalam postingan ini, saya minta maaf. Dan kalaupun font yang dipakai di iklan Telkomsel ternyata bukan Verona, saya mohon pencerahaannya. Terima kasih.

Kunjungi situs desainer font Verona:
Newlyn - - Branding, identity & type design.

Sabtu, 30 Maret 2013

Ini adalah Video Tentang Saya

 

Video yang berjudul “Ini adalah Video Tentang Saya”.

Ini adalah video tentang saya.

Begitulah awal pembukaan video yang saya sajikan di atas. Yaa, baru kali ini saya bikin video yang narasinya pake suara sendiri…

*cetarmembahanabadaimematahkangunungbatuamerikaamerikichipikachipiki*

Yaahh, inilah tugas PTI-C kedua yang saya bikin dalam bentuk video! Mohon maaf kepada Pak Alvanov Zpalanzani dan Kak Faikar Izzani karena telat banget ngumpulin tugas yang ini…

Sabtu, 16 Maret 2013

New Experience at Khanduri Aceh 2013

2013. 15 Maret. Jum'at. Ah, kelamaan. Langsung aja deh.

Sebelumnya, saya mengucapkan banyak terima kasih kepada bang Dani Firmansyah Effendi atas bantuan, saran, dan kerjasamanya. Sekaligus rasa kagum sehingga bisa bilang "Kok kepikiran sih bikin logo Khanduri Aceh 2013 ini jadi bentuk rencong dan SEMARAK gitu? Hahaha keren!"

Oke. Langsung saja saya mulai ngoceh.

Jum'at, 15 Maret 2013. Saat itu di Lapangan Basket ITB diadakan sebuah acara istimewa dari UKA-ITB (Unit Kebudayaan Aceh Institut Teknologi Bandung), yaitu Khanduri Aceh 2013. Khanduri sendiri berasal dari kata "kenduri" dari bahasa melayu yang berarti perayaan yang dirayakan dengan makan-makan, atau lebih tepatnya disebut syukuran. Nah, Khanduri Aceh 2013 ini, sesuai namanya, adalah syukuran untuk keberhasilan "kerjaan" para anggota UKA selama ini. (Ini dengar informasi dari kakak-kakak dan abang-abang yang ada di UKA -,-").

Sebelum Hari H, saya mendapat tugas membuat video singkat yang mempromosikan Aceh untuk ditampilkan di "Layar" panggung. Saya juga bertugas membuat jingle dan bumper pembuka untuk acara Khanduri Aceh 2013 ini. Ini dia bumper Khanduri Aceh 2013 dan video-video yang saya edit untuk ditampilkan...




(Udah, ah, jangan terlalu lama bahas tentang tugas saya...)

Acara ini dibagi menjadi dua bagian. Pertama, acara Wisata Kuliner Aceh. Acara ini dimulai dari jam 9 pagi hingga jam 5 sore. Sayangnya, saya baru bisa menikmati kuliner Aceh (walaupun saya orang Aceh) pada jam setengah 3 sore dikarenakan mengikuti UTS matkul Kreativita & Humanita. Saat menyantap beberapa makanan, saya merasakan satu kekurangan. Harga kupon tidak sebanding dengan porsi makanannya. (Hehehe, maaf ya kalau ada kakak atau abang anggota UKA yang baca postingan ini...) Intinya dari semua itu, acara ini cukup baik untuk mengajak massa kampus ITB untuk mencicipi makanan khas Aceh, walaupun ada beberapa orang yang protes karena kupon yang mereka beli tidak dapat ditukar sebab stok makanan tersebut kosong.

Terlepas dari semua itu, kami para panitia langsung kalang-kabut saat jam menunjukkan pukul 5 sore. Kami harus bersiap-siap membuat metamorfosa acara dari acara pertama, Wisata Kuliner, ke acara yang kedua, yaitu Pagelaran Seni Kebudayaan Aceh.

Panggung telah dipersiapkan dari pagi harinya. Tapi untuk persiapan lighting, sound, dan slide proyektor, para panitia berpacu dengan waktu. Semuanya dilakukan dan dipersiapkan dalam waktu yang mepet.
Saat itu saya kebagian tugas untuk menjadi operator. Di balik layar. Dalam cuaca yang penuh kegalauan dan dilema antara hujan gerimis, deras, dan reda. Saya juga sempat takjub, ini laptop yang saya pakai biasanya suka bluescreen dan nge-restart kalau dicolokin ke proyektor. Tapi saat itu lancar banget. Weew... Alhamdulillah... Slide demi slide pelengkap acara akhirnya dapat ditampilkan dengan lancar. Termasuk lagu-lagu juga. Semuanya diputar dari laptop saya. Sinkronisasi antara slide dan acara menjadi tanggungjawab saya saat itu. Malah, saya sempat salah lewat—lewat depan proyektor dan menampilkan sejenak bayangan saya di layar -,-" #yaampun.

Dengan seragam panitia berupa kaos hitam nan ciamik, ditambah Handy Talky yang saat itu baru pertama kali pernah
saya gunakan, saya merasa percaya diri dalam mengemban tugas sebagai seorang... OPERATOR DI BALIK LAYAR -,-"

Untuk penampilan di atas panggung, saya sendiri tidak melihat secara langsung. Saya baru bisa menyaksikannya setelah saya meng-copy video dari Kak Sems alias Kak Teps alias Kak Putri, yang direkam oleh Kak Rina. Mantap. Keren. (Kecuali saya, yang kerjanya di balik layar...)

Ada beberapa hikmah yang bisa saya ambil dari menjadi panitia acara ini. Salah satunya, saya bisa lebih mengenal kakak-kakak dan abang-abang yang ada di UKA. Yaa, contohnya aja Kak Rina dan Kak Sems. Sehari kenal langsung akrab. Hahhaa...

Setelah acara ini selesai, kami sempat berfoto-foto dalam rangka pendokumentasian dan pengabadian memori. #alamaklebay

Dan... dengan modal video copy-an dari kak Sems, dan beberapa foto saat Wisata Kuliner, saya membuat video highlight acara Khanduri Aceh 2013 ini.

Terima kasih kepada massa kampus yang telah berpartisipasi, terima kasih kepada teman-teman, abang-abang, dan kakak-kakak yang satu kepanitiaan. Kalian semua hebat. Jauh lebih hebat dari yang kalian sendiri bayangkan! Kalau kalian tidak hebat, maka tidak akan ada acara meriah di Lapangan Basket ITB tanggal 15 Maret 2013 yang bernama Khanduri Aceh 2013!

Minggu, 10 Februari 2013

Plesetan, Kreatifkah?

Artis baru kok songong belagu...
Abis syuting cerewet melulu...
Awas liat aje, elo gue bikin capek...
Gue jamin besok baca script elo mabok...

Segelintir orang pasti tau dengan lagu yang satu ini. Yap, ini lagu dari Digital Clip TransTV yang berjudul "Songong Belagu - Amandele". Kalau dengarin lagu ini, yang ada dalam pikiran kalian pasti hanya dua hal yang utama: lagunya Adele "Someone Like You" dan plesetan. Bagi segelintir orang, ini adalah hal yang dapat membuat tertawa. Tapi, bagi segelintir orang yang lain, yah, ini adalah hal yang tidak terpuji, mungkin (Haaaaahh???)

Pada dasarnya, hak cipta adalah sebuah hak yang memang melindungi karya seseorang... Tapi, pengecualian bagi lagu-lagu yang gratis yang ada di internet (dehh, ngomong apa, sih...)

Dilansir dari Wikipedia Indonesia, dan entah siapa yang menulis, plesetan (atau dikenal dengan parodi, hahaha) adalah hasil karya yang digunakan untuk memberikan komentar (bahkan bisa berupa kritikan, baik halus maupun pedas) kepada sebuah karya seni dengan membuat sebuah karya yang lumayan mirip tapi ditambahkan dengan sedikit bumbu kelucuan gitu. Biasanya plesetan ini ditujukan kepada karya seni musik, film, dan literatur. Nah, yang jadi contoh tadi adalah plesetan kepada musik Adele - Someone Like You...

Di satu sisi, selain memberikan komentar (atau kritikan), terdapat manfaat positif nih... Pembuatan sebuah karya seni itu kan banyak "memakan"... mulaj dari memakan waktu, memakan energi, memakan pikiran. Jadi, saat membuat parodi juga dapat mengasah kreativitas tim pembuatnya, yang memang saling butuh antara kameraman, arranger musik, artisnya, dan editornya. Bukankah semakin terasah kreativitasnya, semakin baik hasilnya? Yahh, anggaplah itu sebagai latihan-latihan sebelum bikin video yang beneran karya dan ide orisinil. Pemikiran dipersiapkan untuk menentukan siapa artis yang mirip, bagaimana make-up dan pakaiannya, bagaimana musiknya, kemiripan iramanya, gaya tariannya, dan sebagainya. Lihat saja video di Digital Clip TransTV. Kreatif? Mirip? Itu adalah hasil analisa dari tim pembuat video itu, yang kemudian dalam videonya pun disisipi "kenusantaraan" seperti bahasa Jawa, juga kelucuan yang tak disangka, seperti makan ubi Cilembu sampai kentut... (+_+)

Di balik semua itu, di sisi lain, bila tadi di sisi kanan, maka sekarang di sisi kiri (alaahhh leubay)... Pokoknya, sebaliknya dari yang tadi, ada yang menganggap plesetan ini adalah hal yang mengganggu (what's?) Mengganggu? Yap, karya orang lain tiba-tiba dibuat kembali untuk dikritik... Yahh mungkin aja yang ngomong gitu adalah orang-orang yang anti kritik dan anti komentar gitu... kalee...

Ada plesetan yang hanya mengambil beberapa unsur dari sebuah karya seni dan diubah menjadi karya baru. Hal ini populer dilakukan oleh Project Pop, misalnya pada lagunya "Bukan Superstar" yang sedikit iramanya diambil dari lagu "Sebelum Cahaya"-nya Letto dan "Biarlah"-nya Nidji. Akhirnya, jadilah lagu yang sekarang ini sudah top.

Tapi, ada juga, sih, plesetan yang benar-benar mengkritik habis-habisan. Tipe videonya pun bervariasi, mulai dari lipsync low quality yang videonya cuma 1 FPS, gaya-gayaan gak jelas, hingga benar-benar bikin video ala profesional untuk mengkritik sekritik-kritiknya. Terkadang malah ada plesetan yang menjatuhkan.

Terlepas dari semua itu, intinya plesetan itu adalah sesuatu yang bisa menghibur, yang mungkin ingin dinikmati setelah menikmati karya seni aslinya. Plesetan juga dapat menjadi ajang pengungkapan tren jargon dan fashion serta kekhasan dari seorang artis.

Intinya, tetap kreatif dan bila ingin membuat plesetan, buatlah plesetan yang berfungsi sebagai hiburan, bukan kritikan pedas yang berlebih, nanti harus sediain air satu galon untuk hilangin pedasnya... ;D

Jumat, 08 Februari 2013

Hiburan Klasik dari YouTube!



Kalian para netters pasti pernah buka yang namanya YouTube, 'kan? Hmm... kali ini saya akan share sebuah trik dari YouTube. Pernah kejebak buffering yang lama? Atau sering, malah? Nah, mungkin di negara yang koneksi internetnya paling cepat, tidak akan bisa mencoba hiburan klasik yang satu ini. Kenapa? Karena hiburan ini hanya dapat dicoba saat buffering. What?

Ngomong-ngomong tentang hiburan klasik, dari tadi, sebenarnya apa, sih, hiburan klasiknya? Pentingkah? Sebenarnya, sepele, sih... Hiburannya hanya game Snake, itu, lho... Game yang dulu populer yang ada di HP Nokia... Terus, apa hubungannya dengan buffering di YouTube? Apakah harus buka tab baru, terus buka link yang menuju ke game Snake? Gitu? Nggak. Pokoknya nggak kayak gitu.

Mungkin, sih, cuap-cuapan di atas bikin basi, mungkin karena disebabkan trik ini udah terlalu mainstream, atau apapun...

To the point, deh. Intinya, semakin lama buffering, semakin lama kamu bisa memainkan game ular-ularan ini, dan semakin lama kamu bisa menikmati video yang dipilih. Sebaliknya, yagitudeh.

Gini, saat buffering, pasti ada bulatan-bulatan yang berputar-putar (yang biasanya dilambangkan sebagai "Loading..."). Tau, 'kan? Nah, sebelum bulatan itu hilang (karena selesai buffering), tekan tombol arah (tombol panah) atas ( ↑ ) atau bawah ( ↓ ) yang ada di keyboard. Seketika, bulatan yang lagi berputar tadi tiba-tiba tersusun menjadi garis dan satu titik, yang kini sudah dapat dimainkan sebagai game Snake, dengan menggerakan arah ular kepada makanannya dengan menekan tombol arah di keyboard.

Gak penting banget, 'kan?

Tapi, di balik ke-"gak penting"-an itu, ada beberapa hal yang kayaknya sengaja diperhatikan diam-diam oleh YouTube. Coba aja, biasanya kalau udah buffering kayak gitu, pasti kita bakal switch tab ke Facebook (mainstream-nya, sih, gitu...). Nah, kalau Facebook juga lelet, mungkin switch tab lagi ke Twitter... dan kalau masih lelet juga, mulailah, ada yang mengabsen nama hewan, ada yang kesel gilakk sampai nyabut modem dan matiin komputer secara paksa... dan mungkin ada yang berteriak "I Hate Slow!", meski koneksinya berasal dari pelopor slogan tersebut. Jadi, game ular ini mungkin dibuat untuk menghindari kebosanan menunggu "keleletan" yang terjadi. Yaa game ini, 'kan, langsung di-load saat kita membuka video di YouTube, bersamaan dengan playernya. Mungkin juga tujuan dibuatnya game sederhana di situs video terpopuler ini adalah untuk mencegah kita switch tab dari video yang ingin kita tonton (mungkin biar gak ketinggalan intronya...)

Yahh, cuma itu deh. Sepele, 'kan?

Sabtu, 26 Januari 2013

Ibarat Permainan Pacman?

pacmanSiapa yang tidak tahu permainan Pacman? Hahaha, permainan yang dibuat oleh Namco ini adalah permainan yang super ngetop saat saya masih kecil. Dulu, orang-orang main Pacman, kalau gak menang tuh pasti ada yang gregetan, ngomel-ngomel sendiri, dan segala macam deh tingkahnya!

Eh, ngomong-ngomong, kenapa ceritanya tentang Pacman? Hmm… Nah, pada postingan kali ini, saya akan menampilkan video (berupa animasi, sih…) yang berjudul “Indonesian Technology” yang mengambil desain dan konsep dari permainan Pacman.

Tonton dulu videonya, oke? Cekidot!

Indonesian Technology–Pacman

Transkripsi Video:

Technology in the world is now so sophisticated, and will be more sophisticated in the future. Many people can connect and share one each other instantly and easily. For instance, we take this old school cutie creature as a representation of Indonesian, and this one as the universal community. Just assume this is the trend normal lifestyle, and this is the new trend. If this thing appears, and the cutie takes it, the happiness increased. Now, let's start from the beginning. This is the situation before the technology became popular and urgent. The human being always stay in their own habitat. At first, you can still roam everywhere you want without knowing anyone in the other places at the same time. Since the technology being popular, the universal community start to being connected one each other for several purposes. The Indonesian come after a while and trying to take part with a new social network site. Successfully, but it doesn't last for a long time. The universal community had left that social network site. Indonesian is persistent, always follow the steps of the universal community. When Indonesian back to the normal lifestyle, everything looks nice. A calm life that increases the happiness. But, don't look now. What would you do if someone tricks you by using technology?

Ini adalah sebuah animasi yang dibuat dalam rangka memenuhi Tugas PTI-C, kelas yang dosennya Pak Alvanov Zpalanzani. Desain dan konsepnya memang sengaja dibikin semirip mungkin dengan desain permainan Pacman, dan gerakan-gerakan para karakter dalam permainan tersebut dikaitkan dengan cerita tentang bagaimana orang Indonesia menggunakan teknologi. Terutama, (dalam video ini) adalah latahnya orang Indonesia terhadap jejaring sosial yang terbaru, dan selalu mengikuti tren jejaring sosial yang banyak peminatnya.

Oiya, gambar dan musik yang digunakan dalam video ini adalah hak cipta dari Namco, tahun 1980! Saya gak mengganti iramanya, ya!

Kamis, 08 November 2012

Windows 8 Pro Akhirnya "Bertengger" di Laptopku


Walaupun *ehem* Pak Tani, tapi, ya begitulah. Men-download ISO Windows 8 Pro itu butuh perjuangan penuh. Bayangkan saja, dengan kecepatan download rata-rata 168 kB/s, saya harus menunggu download 3 part dari file ISO tersebut selama 7 jam. Nggak tidur, pastinya.

Lho, kok, kenapa tiba-tiba berubah haluan menjadi Windows 8? Ceritanya gini. Temen saya di asrama, Adham, pernah memberitahu saya kalau Windows 8 rilis tanggal 26 Oktober 2012. Nah, baru-baru ini dia menginstal Windows 8 di laptopnya. Setelah dia berpikir dua kali, dia merasa kalau Windows 8 ini lebih cepat kinerjanya daripada Windows 7. Jadi dia putuskan untuk beralih ke Windows 8 secara permanen.

Senin, 13 Agustus 2012

Petasan, Tradisikah?



Ramadhan! Alhamdulillah ya, sesuatu. Jengjeng ... Pasti kalian sering dengar sesuatu yang sangat "sesuatu" juga di telinga. Yap. Petasan, gituloh. Wek wek wek. Malam-malam bulan puasa seringkali dihiasi dengan bunyi ledakan petasan. Yang lebih parahnya lagi, siang-siang pun ada yang main petasan. Bunyi itu "sejahtera" hingga musim bulan Syawal. Ohokk.

Pertanyaan besar muncul: "Apakah petasan merupakan sesuatu yang harus?". Walaupun saya yang bertanya begini, jangan salah. Saya juga penggemar petasan sewaktu masih kecil—dan petasannya juga kecil.

Coba lihat. Petasan sudah seperti "hiasan" yang "tetap", yang seolah-olah kalau tidak ada letupan petasan, malam-malam puasa tuh tidak rame (jangan baca ga ada loe ga rame). Nah, standar yang dikemukakan siapa itu? Hadeeeh~

Sudah seperti tradisi, memang. Padahal bukan tradisi, memang. Versi opini para warga dunia pun berbeda-beda tentang petasan.

"Petasan itu bahaya," kata orang tua yang khawatir.

"Ah, ayo kita bakar malam ini. Pasti seru." Kata orang tua yang nekad.

"Gak tau, ah. Pokoknya biar anak-anak saya merasakan hal yang saya rasakan dulu." Kata orang tua yang ingin anaknya berpengalaman.

"Petasan itu seru!" Kata anak yang memang gak ada kerjaan di malam puasa.

"Lumayan buat kagetin orang pulang taraweh," kata anak yang hobinya bikin orang lain jantungan.

"Aku gak suka petasan, karena kalau aku dengar dia meledak, aku suka latah," kata anak perempuan yang sangat benci dengan "tradisi" yang satu ini.

"Aku males dengar petasan, megang aja males, tapi kalo diajak main sama temen, ya ikutan walau sampe bakarnya juga aku yang pegang... intinya untuk kebersamaan, gituu..." kata anak yang ABG (Aneh Bimbang Galau), masih ragu antara memprioritaskan kebersamaan atau kemalasan dia.

"Aku... kapok main petasan. Dilemparin ama temen aku, sampe gini deh. Luka bakar di seluruh tubuh." Kata anak yang menderita luka bakar akibat main petasan. "Tapi kalau udah sembuh mau main lagi."

"..." kata anak yang nyawanya melayang akibat main petasan.

Apakah petasan sudah menjadi tradisi? Jawab: tidak. Hanya keliatan seperti tradisi...

Siapa yang bikin standar begitu sehingga bisa jadi seperti tradisi? Entahlah... yang jelas, petasan bukan tradisi. That's all.

Jumat, 29 Juni 2012

Mampir di Warung Cimandum



Ini Bandung, euy. Nama daerahnya  serba pake "Ci..." semua (baca: kebanyakan pake "Ci..."). Cicaheum, Cisitu, Ciroyom, Cihampelas, Cibaduyut,  dan Ci laennya deh...

Malam ini, saya mampir di Ujung Berung. Kata tante saya ada dijual Mie Aceh. Wah, ngiler saya. Heum...

Mampirlah saya di sebuah warung bertuliskan "Warung Aceh". Nah, ini diaaaaa...! Langsung saya mengatur langkah menuju warung itu sembari disambut ibu-ibu yang pake daster dan jilbab. Disambut saya menggunakan logat Sunda. Saya nanyain, "Ibu orang Aceh?". Spontan dijawab masih dengan logat Sunda, "Iya dek. Saya orang Aceh." Wah, saya langsung nyambar pake bahasa tanah rencong, "Di lôn nyœ dari Aceh chit, buk."

Terjadilah percakapan Bahasa Aceh antara saya dan ibu itu. Langsung saya jelaskan maksud dan tujuan saya: membeli mie Aceh tiga bungkus. (Urang kangen pisan maah...)

Akhirnya saya menunggu pesanan saya dibuat. Di meja warung itu, saya menemukan tulisan "WARUNG ACEH CIMANDUM".

Menahan tawa karena geli, muka saya jadi merah. Hahaha... Mengapa saya ketawa? Karena nama warungnya itu. Dalam bahasa Aceh, "Ci" itu artinya "Coba" dan "Mandum" itu artinya "Semua". Jadi Cimandum artinya Cobasemua. Hahaha, ide bagus, ya? Mirip-mirip nama daerah di Bandung, hehehe.

Menu yang tersedia pun khas Aceh (baca: tidak asing bagi saya pribadi). Mulai dari Mie Aceh, Nasi Kari Kambing, Roti Canèe, sampai Telor Setengah Matang juga ada.

Jadi kalo kamu orang Aceh yang lagi ada di Bandung, atau siapapun yang senang dengan masakan Aceh, datang aja ke Ujung Berung sambil nanya, "Misi ... Mau nanya, warung Aceh CIMANDUM dimana, ya?"

Selamat berwisata kuliner... :D

Rabu, 30 Mei 2012

Alasan Mengapa Banyak Orang Suka Android



Si robot hijau sekarang sedang naik daun di pasar tradisional, eh, pasar teknologi. Orang-orang banyak yang sudah "Terlanjur Cinta" kepada si caem berwarna hijau muda ini.

Apa yang memikat hati para penggunanya? Apa yang telah membuat mereka dimabuk cinta dengan Android? Apakah dia cantik? Atau ganteng? Cakep? Imut? Unyuuk? Caem? Baik, mungkin?

Relatif. Ya, relatif banget.

Apa alasan mereka-mereka pecinta Android (termasuk saya) menyukai sistem operasi ini? Inilah dia alasan dan ulasannya. Bekicot!

Senin, 21 Mei 2012

Akhirnya "Makan" Kue Jahe Juga!



Setelah sekian lama bertele-tele dalam kekedaluwarsaan, kira-kira setengah semester yang lalu, di dalam yoghurt beku, kini saya akhirnya bisa "makan" kue jahe juga.

(Bagi yang ngerti, baca ini pasti langsung tau. Bagi yang nggak ngerti, ini, saya akan jelaskan.)

Selasa, 15 Mei 2012

Impian Siang Bolong Berlanjut di PC


Setelah mencoba Honeycomb Launcher, saya semakin tertarik untuk memiliki Samsung Galaxy Tab. Karena masih dalam proses pengumpulan dana, jadi pembelian ditunda.

Kemarin muncul ide aneh. Tiba-tiba saya teringat akan dua buah program ajaib yang bisa mengubah tampilan PC.

Selasa, 08 Mei 2012

Melirik Perkembangan Teknologi di Indonesia dalam 14 Tahun Terakhir



Teknologi semakin canggih saja. Semakin hebat dan dapat membuat orang berdecak bangga. Hebatnya lagi, teknologi yang canggih ini telah mengubah gaya hidup manusia Indonesia dengan pesat.

Flashback, yuk! Beginilah kira-kira sejarah perkembangan teknologi di Indonesia selama 14 tahun terakhir.Cekinyuuuut!

Rabu, 02 Mei 2012

Alternatif Photoshop bagi Pengguna Android



Walau tidak 100% sama, tapi bolehlah! dibilang mirip. Singkatan namanya sama-sama PS. Saya sudah pakai sejak lama. Hasilnya memuaskan. Dijamin senang. Saya tidak bohong.

Lho, kok udah kayak orang jual obat, ya?

Udah, ah. To the point aja. Namanya PicSay. Kalau mau nyoba, langsung saja download versi lite-nya di Google Play Store. Kalau sudah berpengalaman, langsung saja beli versi Pro nya atau kalau memang ngebet, cari aja di 4shared dengan kata kunci "PicSay Pro".

Pelajaran Berharga dari Serial Crayon Shinchan



"Seluruh kota, merupakan tempat bermain yang asyik..."

"Ja, jangan, jangan, jangan, yang dewasa tidak boleh, jangan, jangan..."

Kalau sudah membaca salah satu cuplikan lirik di atas pasti sudah tau, dong, apa yang akan dibahas...

Blogaway, Blog on the Way



Android memang banyak gunanya. Hampir berbagai kegiatan online dapat dilakukan dengan Android. Eh, kamu punya blog yang di-host di Blogger atau Blogspot? Kamu bisa pakai aplikasi yang satu ini! Di manapun dan kapanpun kamu bisa memposting blog dengan mudah. Syaratnya hanya satu: harus ada koneksi internet bila ingin mempublikasikan posting kamu. Kalau untuk mengetik, sih, mau dalam keadaan flight mode juga bisa!

Jumat, 27 April 2012

Uniknya Ubuntu



Bagi para insan yang mengetahui tentang linux, pastinya tau apa itu Ubuntu.

Yap. Ubuntu adalah salah satu Distro linux yang open-source, yang terkenal akan tampilannya yang ramah pengguna (user-friendly). Nama Ubuntu diambil dari salah satu kosakata bahasa Afrika, yang berarti "Humanity" atau "Kemanusiaan". Memang, selama berkiprah, Ubuntu selalu identik dengan slogan "Linux for Human Beings".

Senin, 09 April 2012

Ada Ikan Cupang di Windows 8 Consumer Preview


Microsoft telah merilis Windows 8 Consumer Preview, penerus Windows Developer Preview, dan tentunya merupakan "adiknya" Windows 7.