Tampilkan postingan dengan label sepele. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sepele. Tampilkan semua postingan

Kamis, 21 November 2013

Teman Baru

Kegalauan saya selama ini semenjak awal tahun 2013 yang lalu akhirnya terjawab. Saya sudah merasa "oke fine lo gue end" sama hape Samsung Galaxy Ace. Yahh, dengan kata lain, saya perlu hape baru. Tapi, entah kenapa akhir-akhir ini saya juga suka jepret-jepret sana-sini... Mungkin karena pengaruh liburan kemaren sempat jalan-jalan sama ayah sambil foto-foto...

Dan akhirnya, setelah sekian lama bersusah payah mengumpulkan dana, saya membelinya. Ya! YA! YAA! HAPE BARU! Pilihan ini saya akui adalah pilihan dadakan, soalnya sebelumnya, niatnya pingin beli hape Samsung yang murah tapi bagus. Biar lebihnya bisa ditabung untuk beli kamera mirrorless, yang kata Tika dan Afif lumayan lebih bagus daripada beli DSLR. Ya, mungkin lebih bagus dari sisi dananya, sih ya? Tapi, mengingat dan menimbang saya pingin hape baru tapi sekalian beli kamera juga, maka saya memutuskan... Memilih Samsung Galaxy S4 Zoom!

Ini, yang gini nih hape barunya. Samsung Galaxy S4 Zoom.
Belinya kemaren tanggal 20 November 2013 di BEC (Bandung Electronic Center). Nah, awalnya nyasar ke Samsung Store. Di situ ada beragam demo hape baru. Maksud hati mau nyari yang kayak Galaxy Ace 3 atau Grand 2 atau S3 Mini, berhubung dana sudah dialokasikan. Tapi tiba-tiba si S4 Zoom ini nangkring di salah satu spot demo hape. Sontak saya terpesona dengan lekuk tubuhnya dan lensa yang bisa keluar masuk #asoysepertikatakatadiinpotaemen kayak kamera beneran! Eh tapi ini memang kamera berwujud hape sih. Eh hape berwujud kamera. Gitu aja galaunya sampe lebaran monyet.

Walhasil saya membawa pulang kotak Galaxy S4 Zoom beserta aksesorisnya. Hapenya? Saya kantongin, hehehe. Langsung running dipake buat foto-foto, padahal pakenya mode auto, cuma bisa nyalain flash, rekam video, dan set timer. Trus apa bedanya sama hape biasa?

Foto perdana yang diambil menggunakan Samsung Galaxy S4 Zoom saya:
Simpang Dago, 20 November 2013 | Auto Mode -- karena gatau apa bisa
mode manual atau enggak.
Pulang-pulang akhirnya sampai asrama dan saya akhirnya semakin penasaran sama si teman baru ini. Jadi ceritanya saya kan sudah punya watermark foto waktu itu (sempat-sempatin bikin karena iseng kurang kerjaan) namanya PHOREESHOT. Tanpa pikir panjang si device name dari S4 Zoom ini saya ganti jadi Phoreeshot SM-C101. Ya, seri dari S4 Zoom ini SM-C101, kayak Galaxy Ace saya, GT-S5830. Mulailah. Saya memindahkan data-data dari Galaxy Ace saya ke si Phoreeshot.

Setelah kurang lebih 3 jam beres-beres mindahin data, akhirnya saya kembali mengulik fitur si Phoreeshot. Asyik ma'syuk mencoba-coba mode Program, Manual, dan Color Wizard. Saya teringat kata Afif, waktu itu sempat chat dan pernah ngejelasin tentang apa guna shutter speed, aperture, exposure, dan ISO. Ternyata si Phoreeshot bisa mode manual, dan ada pilihan-pilihan itu. Langsun saja saya mencobanya satu per satu, sampai saya menggumam sendiri,

"Oh, begitu, toh..."

Tak lama kemudian, Fajri, teman sekamar saya pulang. Saya sedang mengulik fitur Smart Modes. Ada pilihan Light Trace. Saya menyambut Fajri dan langsung saja saya mengajaknya membuat foto light trace. Itu, lho... Foto yang manfaatin cahaya untuk menggambar di udara gitu...

Untuk lebih jelasnya, ini dia foto yang berhasil saya dan Fajri tangkap.






Capek. Pelajari si hape baru ini aja bisa capek. Heran. Hahaha.

Senin, 18 November 2013

Ngulang dari Awal, Lebih Semangat

Di jurusan ini… Yah, lagi-lagi ngebahas tentang jurusan. Yaudah kali ya. Oke. Di jurusan Desain Interior, tepatnya pada mata kuliah Desain Interior 1, saya (dan teman-teman saya) ditugaskan untuk mengolah informasi yang diberikan klien (baik fiktif maupun faktual) menjadi sebuah ruang yang mewakili setiap data yang bersumber dari klien. Untuk denah ruangan, sudah diberikan oleh dosen, jadi mahasiswa tinggal mendesain di denah yang sudah diberikan.

Tiga bulan sudah berlalu semenjak saya masuk jurusan. Kata-kata yang ada dalam pikiran saya, yang terbang seperti kupu-kupu, hanya itu-itu saja. PROGRAMMING – DATA PENGGUNA – DATA AKTIVITAS – DATA KEBUTUHAN RUANG – ZONING – BLOCKING – TABEL ELABORASI TERHADAP RUANG – DENAH DAN LAYOUT FURNITURE – PERSPEKTIF – TAMPAK – POTONGAN

Memang, sebenarnya asistensian sama dosen saya, Pak Pribadi Widodo (biasa dipanggil Pak Pri), baru sampai denah dan layout furniture [dan saya belum asistensi kedua karena baru sampai tabel elaborasi terhadap ruang]. Tapi, saya merasakan sesuatu—seperti kepukul #PLAKK gitu waktu asistensian pertama #ahlebay. Pak Pri mengatakan kalau ruangan yang saya desain masih terlalu simpel, kurang kompleks. Pekerjaan kliennya pun hanya mahasiswa 19 tahun yang bekerja sampingan. Oke, saya ucapkan MAKASIH BANYAK PAK PRI~ >_< soalnya saya baru sadar sih dan sempat hampir ngamuk sendiri. Mahasiswa, kan kuliah, terus kerja sampingan di rumah, cuma berapa jam coba? Yang saya pikirkan saat itu adalah

“buat apa gue ngedesain ruangan bagus dan lengkap kalo kliennya jarang di ruangan itu?”

Kalau udah asistensi, yah, pikiran kebuka. PLONG! Saya jadi tau apa yang harus saya lakukan. Nggak kayak sebelum asistensi, saya—mungkin kalian juga—pasti pake sistem “Gini aja udah kali ya? YOLO”.

Waktu itu (11/11) #etdahkayaberitaajahh

Ya, 11 November lalu, sebelum saya masuk ke ruang asistensi, saya sangat deg-degan gitu. DOKIDOKISURUYO. Tapi, saat keluar, saya langsung memandang ke buku jilid asistensian sambil bilang gini dalam hati, “Eh, jadi apaan yang udah gue buat selama ini?”

Waktu bergulir, terus, pastilah. Hingga saya akhirnya sakit dan tidak masuk kuliah di hari Selasa (12/11), Rabu (13/11), Kamis (14/11), dan Jum’at (15/11). Di hari Jum’at itulah saya mendapatkan semangat desain kembali. Saya bertanya kepada seorang teman saya, dan akhirnya saya mengetahui seseorang yang hobi dan kesukaannya sama kayak saya. Dia orang Aceh, kelahiran 1994, tapi gak kuliah karena udah keasyikan cari uang dengan manfaatin hobinya. Ehem, sebenarnya, kayaknya karena dia frustrasi gak keterima di SNMPTN 2012, baik undangan maupun jalur tulis… #kasian_ih

Hebohnya lagi, ternyata dia tinggal di Bandung juga. #shockberat

Namanya Teuku Muhammad Azraqi, lahirnya di Lhokseumawe, 14 November 1994. Yups, baru ulang tahun… –_–”. Di Bandung, dia tinggal di Tubagus. Nice. Cuma beberapa jauh jaraknya dari asrama saya.

sms-azraqi-portrait

Setelah asyik SMS-an, akhirnya dia mau jadi klien-klienan saya. Saya pun minta foto dia, setelah ngejelasin maksud dan tujuan minta foto dia. Ya, kami akhirnya tukaran foto—lewat E-mail, soalnya dia ga punya social media. What? Anak jaman sekarang kok ga punya socmed… Anyway, ini dia foto Azraqi yang dia kirim…

Azraqi

Basa-basi lagi, akhirnya saya mengajak dia ke asrama saya untuk dikepoin sekepo-keponya, pastinya dalam konteks data PROGRAMMING tugas Desain Interior 1.

Minggu (17/11), akhirnya dia datang ke asrama saya jam 2 siang. Langsung saja saya mulai kepoin dia… Sampe jam 4 sore. Sempat juga saya suruh dia foto pake webcam, di kamar saya, hitung-hitung sebagai bukti kalau dia benar-benar saya “wawancara” #gedebuk #lebay

WIN_20131117_1604222

Katanya ga bisa lama-lama, karena ada kerjaan lagi… Tapi berhubung waktu itu hujan, ya, dia harus nunggu dulu sampe hujannya reda.

Udah, ah, jangan terlalu lama ngomongin dia. Ntar dia ge-er, lagi. Hehehe.

Setelah itu saya benar-benar sangat bersemangat untuk mengerjakan tugas saya. Malah, saya mengulang lagi dari pertama (yes, return from the programming, again!), ya, walaupun ada juga yang udah tetap, ga perlu diulang, sih… So, intinya, sekarang saya benar-benar terpacu untuk mendesain, kurang lebih karena udah ada yang “berperan” sebagai klien-klienan untuk tugas Desain Interior 1 ini.

Sebelumnya, untuk data kebutuhan ruang, saya malah ngasih furniture yang standar aja. Tapi sekarang, baru sadar, banyak yang dibutuhkan oleh seorang Azraqi untuk kerja dan belajar hal baru di ruangannya. Yah, saya juga mengerti, secara hobi dan kesukaan kami sama. Aduh beneran saya gak tau kenapa ya bisa langsung akrab gitu…

Oh iya, Pak Pri, saya sadar pada akhirnya, setelah bingung yang berkepanjangan selama ini. Terima kasih untuk paraf asistensi pertama yang digores di bagian Zoning – Blocking, ya. Saya bakal asistensi selanjutnya, secepat mungkin—biar bisa liburan—pulang ke Aceh #intinyaitusih

Makasih juga buat Azraqi yang udah mau jadi klien saya. Semoga hasil desainannya bagus, dan cepat selesai. Teurimong geunaseh, beuh, Kiki (nama sapaan dia).

Rabu, 25 September 2013

Ini Pekan Buku Internasional

Ini Pekan Buku Internasional. Aturannya: ambil buku di dekatmu, buka halaman 52, tuliskan kalimat kelima sebagai statusmu. Jangan sebut judulnya. Salin aturan ini dalam statusmu.

Saya membaca status Facebook-nya Kak Nabyla, kakak sepupu saya. Karena memang yang namanya manusia seperti saya yahh, suka tertantang, akhirnya saya juga pengen iseng-iseng nyoba. Saya langsung mengambil buku yang ada di dekat saya, kemudian saya membuka halaman 52 dan menuliskan kalimat kelima sebagai status. Yap, sesuai aturan yang tertulis itu.

“Seleksi frame 1 pada layer Bola.”

Ya. itu status saya. Simpel, ‘kan? Sebenarnya, bukan kalimat kelima, sih. Itu baris kelima. Soalnya buku itu, halaman 52-nya cuma berisi 4 kalimat yang dikompres menjadi 5 baris dalam satu halaman, diselipi dengan tiga gambar. Makanya, saya lumayan susah menentukan si kalimat kelima itu.

Oke, waktu saya update status, memang saya tidak menyebutkan judulnya. Tapi di sini, saya akan memberitahukan buku apa yang ada di dekat saya tadi.

Sunyoto, Andi. 2010. Adobe Flash + XML = Rich Multimedia Application. Yogyakarta: Penerbit ANDI.

IMG_20131026_181245

Selasa, 11 Juni 2013

De’i De’i De’i, Ayem Setil Hepi

Kemarin dulu, 3 Juni, ada konsultasi masalah jurusan pilihan – bersama dosen dari jurusan pilihan alias DKV. Nah ceritanya, kata dosennya nih, saya nggak cocok masuk DKV. Mungkin (kira-kira) beginilah cuplikan wawancara (?) saya dan dosen itu.
Dosen:
Kamu mau masuk DKV? 
Saya:
Iya, pak.
Dosen:
Hmm… Tapi di pameran kemarin, karya kamu tidak cocok untuk masuk DKV.
Saya:
(Omaigat, kenapa ini?) Ya, pak.
Dosen:
Pilihan kedua kamu apa?
Saya:
Desain Interior, pak.
Dosen:
Kalau yang keempat?
Saya:
Kriya, pak.
Dosen:
(Ngambil iPad, terus nunjukin halaman Google Images yang penuh dengan gambar sandal, baju warna warni, tembikar, pot, dsb.) Nah, kalau kamu gak keterima di pilihan pertama (DKV, red.), kalau nggak kelempar ke pilihan kedua, ya, pilihan keempat.
Saya:
Ya, pak.
Dosen:
Kamu lihat gambar-gambar ini. Dia ini dulu nangis-nangis gara-gara nggak masuk DKV, kelempar ke Kriya. Tapi sekarang sukses, bisa bikin bisnis ginian. (Nunjukin gambar di iPad tadi)
Saya:
Pak, apa nggak ada kemungkinan lagi, ya, untuk masuk DKV?
Dosen:
Saya juga tidak tau. Intinya, saya nyaranin untuk ubah pilihan pertama jadi Desain Interior. Atau nggak, kamu kalau nggak kelempar ke Desain Interior, ya, Kriya.
Saya:
Ya, pak. Terima kasih.
Setelah selesai wawancara, saya langsung *BLANK*. Gak tau mau ngapain, gak tau mau apa. Saya tetap bersikeras sama DKV, jadi, saya nggak ngubah pilihan pertama jadi DI. Malamnya, saya pasrah. Curhat ke Tika, akhirnya aku dapat motivasi.
“Yaudah, lah, Rid. Kalau kamu beneran masuk Kriya, ya nggak apa-apa. Toh kamu tetap bisa berkarya. Liat tuh, animasi Shaun the Sheep. Mereka nggak pake 3D, tapi stop motion dari clay! Mungkin kamu bisa berkarya lebih dari itu,” kata Tika.
Ya juga, sih, aku kira.
“Nah, kalaupun ternyata nanti masuk Desain Interior, ya, kita berjuang bareng. Toh, kalau ada teman, semakin semangat, ‘kan?” kata Tika lagi.
Akhirnya, waktu yang ditunggu-tunggu dengan harap-harap cemas pun tiba. Hari ini, 11 Juni 2013, hari yang sangat menegangkan. Kenapa? Kenapa?

Yakk, kenapa, saudara-saudaraaaa~?

Karena hari ini di ITB ada pengumuman penjurusan Mahasiswa Tahap Persiapan Bersama (TPB). Padahal, itu udah diundur satu hari, karena katanya tanggal 10, ah. Akhirnya, dengan gemetaran saya membuka OL Akademik. Mengingat IP dan IPK dua semester ini, saya… Aaargh. Menyerah. Jurusan DKV itu sudah lewat~ lewat~ lewat~ dari pikiran saya.

JRENG! Harapan sirna. Saya melihat ada dua kata yang sangat mencuri perhatian di layar laptop.

~ DESAIN INTERIOR ~

HUWAA, masuk Desain Interior!!! Langsung saya kabari keluarga saya di Aceh. Ayah, Bunda, dan Adik-adik saya, termasuk Yanti, memberikan selamat kepada saya. Kepada Tika, saya beri tau juga. Ah, tiba-tiba aja, saya dapat mention tweet dari @tiqhachu – eaaa.. itu tweet si Tika.

tweet

Ya, akhirnya satu jurusan sama Tika, dan bakal berjuang sama-sama, geng! Hahaha. Sekarang ini, pikiran saya udah mulai tenang, nggak kayak kemaren-kemaren… Tiba-tiba aja, mikir… toh tidak harus masuk DKV, ‘kan, untuk bisa sukses?

Prodi

Saya akhirnya dengan lapang dada menerima sepenuh hati tentang jurusan ini. Yah, setelah dipikir-pikir, manfaatnya juga lebih banyak, sih.

Oke, sekarang ini libur telah tiba (Kamila, Tasya: 2000). Saya tingggal menghitung hari (eaa…) 4 hari lagi, untuk kembali ke Aceh, oh kampung halaman tercinta.

Sudah, sekian aja deh postingannya. Haha, penasaran, deh, kira-kira nanti kalau udah di kelasnya, ngapain aja ya?

Minggu, 12 Mei 2013

Typeface Utama Tri Dipakai Telkomsel?

Saya tidak tahu apakah ini serius atau main-main belaka, yang jelas saya benar-benar kaget. Ini adalah sebuah hal yang lumayan serius bagi saya. Suatu waktu saya menonton video di youtube, saya melihat banner iklan Telkomsel yang memamerkan produknya: KartuHalo. Wajar, memamerkan. Tapi ada satu hal yang memang membuat saya penasaran sepenasaran mungkin. Sekali lagi, ini adalah hal yang menyangkut tentang desain-mendesain. Begini, mungkin kalian para pembaca setia Macem-macem Laah tahu produk mana yang menawarkan promo berikut ini...


Yep, itu adalah salah satu promo dari Tri. Saya bukan berbicara masalah promonya, tapi masalah typeface-nya. Yahh, walaupun Tri belum lama ini telah mengganti typeface utamanya kebanyakan dengan font Helvetica, tapi bukan berarti ini adalah masalah lama yang bisa dilupakan begitu saja.

Spesimen Font Verona
(Sumber: www.newlyn.com)

Typeface yang digunakan Tri ini adalah font bertajuk "Verona", yang sudah pasti tidak mungkin dapat didownload maupun dibeli di manapun. Kenapa? Karena, font yang didesain oleh Miles Newlyn ini adalah font custom yang secara eksklusif didesain untuk Branding Tri, baik Tri yang ada di Indonesia, maupun Three yang ada di luar negeri. Oh iya, sekedar info, supporting typeface dari "Verona", "Modena Condensed" juga tetap dipakai sampai sekarang, dan itu juga bikinan Miles Newlyn, serta tidak dapat didownload dan dibeli.

Detail font Verona dan Modena Condensed

Bisnis adalah bisnis. Desain adalah desain. Paduan bisnis dan desain menghasilkan popularitas dan pastinya, DUIT. Kalau sekedar ingin bikin plesetan, atau apa gitu, silakan siapa saja boleh mencontek gaya font unik dari perusahaan ternama. Sebut saja font Verona dan Modena Condensed ini. Saya pribadi sebenarnya pernah membuat duplikat (yang sebenarnya tidak mirip sama sekali) dari font ini. Hanya dengan tujuan membuat plesetan dari iklan Tri menjadi iklan Nine. Ini dia buktinya:




Sekali lagi, hanya untuk kegembiraan pribadi. Hahaha. Oh iya, dari tadi saya belum menunjukkan penampakan iklan KartuHalo Telkomsel yang menggunakan typeface Verona, 'kan? Oke, ini dia...



Mungkin yang berbeda adalah, di iklan Telkomsel ini, si typeface diposisikan sebagai subtitle font, kali ya? Saya tidak bermaksud untuk menyalahkan ataupun menjatuhkan. Tapi, apapun ceritanya, Miles Newlyn juga sudah mengklaim font tersebut di situsnya sendiri. Begini bunyi klaimnya.

The Verona typeface was designed for the 3 brand as the main brand recognition device. The investment in a custom font has paid off considerably in tems of recognition and savings gained by avoiding the costs of licensing an off-the-shelf font throughout eight countries. This typeface is licensed exclusive to 3, and is not available for download.

Modena Condensed was designed as the supporting typeface for 3’s Verona. It is condensed and has a large x height to make the best possible use of space, important for the small screens of mobiles and PDAs. It remains legible at very small sizes. This typeface is exclusive licensed to 3, and is not available for download.

Satu permintaan saya, apabila ada kesalahan saya dalam postingan ini, saya minta maaf. Dan kalaupun font yang dipakai di iklan Telkomsel ternyata bukan Verona, saya mohon pencerahaannya. Terima kasih.

Kunjungi situs desainer font Verona:
Newlyn - - Branding, identity & type design.

Sabtu, 30 Maret 2013

Ini adalah Video Tentang Saya

 

Video yang berjudul “Ini adalah Video Tentang Saya”.

Ini adalah video tentang saya.

Begitulah awal pembukaan video yang saya sajikan di atas. Yaa, baru kali ini saya bikin video yang narasinya pake suara sendiri…

*cetarmembahanabadaimematahkangunungbatuamerikaamerikichipikachipiki*

Yaahh, inilah tugas PTI-C kedua yang saya bikin dalam bentuk video! Mohon maaf kepada Pak Alvanov Zpalanzani dan Kak Faikar Izzani karena telat banget ngumpulin tugas yang ini…

Jumat, 08 Februari 2013

Hiburan Klasik dari YouTube!



Kalian para netters pasti pernah buka yang namanya YouTube, 'kan? Hmm... kali ini saya akan share sebuah trik dari YouTube. Pernah kejebak buffering yang lama? Atau sering, malah? Nah, mungkin di negara yang koneksi internetnya paling cepat, tidak akan bisa mencoba hiburan klasik yang satu ini. Kenapa? Karena hiburan ini hanya dapat dicoba saat buffering. What?

Ngomong-ngomong tentang hiburan klasik, dari tadi, sebenarnya apa, sih, hiburan klasiknya? Pentingkah? Sebenarnya, sepele, sih... Hiburannya hanya game Snake, itu, lho... Game yang dulu populer yang ada di HP Nokia... Terus, apa hubungannya dengan buffering di YouTube? Apakah harus buka tab baru, terus buka link yang menuju ke game Snake? Gitu? Nggak. Pokoknya nggak kayak gitu.

Mungkin, sih, cuap-cuapan di atas bikin basi, mungkin karena disebabkan trik ini udah terlalu mainstream, atau apapun...

To the point, deh. Intinya, semakin lama buffering, semakin lama kamu bisa memainkan game ular-ularan ini, dan semakin lama kamu bisa menikmati video yang dipilih. Sebaliknya, yagitudeh.

Gini, saat buffering, pasti ada bulatan-bulatan yang berputar-putar (yang biasanya dilambangkan sebagai "Loading..."). Tau, 'kan? Nah, sebelum bulatan itu hilang (karena selesai buffering), tekan tombol arah (tombol panah) atas ( ↑ ) atau bawah ( ↓ ) yang ada di keyboard. Seketika, bulatan yang lagi berputar tadi tiba-tiba tersusun menjadi garis dan satu titik, yang kini sudah dapat dimainkan sebagai game Snake, dengan menggerakan arah ular kepada makanannya dengan menekan tombol arah di keyboard.

Gak penting banget, 'kan?

Tapi, di balik ke-"gak penting"-an itu, ada beberapa hal yang kayaknya sengaja diperhatikan diam-diam oleh YouTube. Coba aja, biasanya kalau udah buffering kayak gitu, pasti kita bakal switch tab ke Facebook (mainstream-nya, sih, gitu...). Nah, kalau Facebook juga lelet, mungkin switch tab lagi ke Twitter... dan kalau masih lelet juga, mulailah, ada yang mengabsen nama hewan, ada yang kesel gilakk sampai nyabut modem dan matiin komputer secara paksa... dan mungkin ada yang berteriak "I Hate Slow!", meski koneksinya berasal dari pelopor slogan tersebut. Jadi, game ular ini mungkin dibuat untuk menghindari kebosanan menunggu "keleletan" yang terjadi. Yaa game ini, 'kan, langsung di-load saat kita membuka video di YouTube, bersamaan dengan playernya. Mungkin juga tujuan dibuatnya game sederhana di situs video terpopuler ini adalah untuk mencegah kita switch tab dari video yang ingin kita tonton (mungkin biar gak ketinggalan intronya...)

Yahh, cuma itu deh. Sepele, 'kan?

Sabtu, 26 Januari 2013

Ibarat Permainan Pacman?

pacmanSiapa yang tidak tahu permainan Pacman? Hahaha, permainan yang dibuat oleh Namco ini adalah permainan yang super ngetop saat saya masih kecil. Dulu, orang-orang main Pacman, kalau gak menang tuh pasti ada yang gregetan, ngomel-ngomel sendiri, dan segala macam deh tingkahnya!

Eh, ngomong-ngomong, kenapa ceritanya tentang Pacman? Hmm… Nah, pada postingan kali ini, saya akan menampilkan video (berupa animasi, sih…) yang berjudul “Indonesian Technology” yang mengambil desain dan konsep dari permainan Pacman.

Tonton dulu videonya, oke? Cekidot!

Indonesian Technology–Pacman

Transkripsi Video:

Technology in the world is now so sophisticated, and will be more sophisticated in the future. Many people can connect and share one each other instantly and easily. For instance, we take this old school cutie creature as a representation of Indonesian, and this one as the universal community. Just assume this is the trend normal lifestyle, and this is the new trend. If this thing appears, and the cutie takes it, the happiness increased. Now, let's start from the beginning. This is the situation before the technology became popular and urgent. The human being always stay in their own habitat. At first, you can still roam everywhere you want without knowing anyone in the other places at the same time. Since the technology being popular, the universal community start to being connected one each other for several purposes. The Indonesian come after a while and trying to take part with a new social network site. Successfully, but it doesn't last for a long time. The universal community had left that social network site. Indonesian is persistent, always follow the steps of the universal community. When Indonesian back to the normal lifestyle, everything looks nice. A calm life that increases the happiness. But, don't look now. What would you do if someone tricks you by using technology?

Ini adalah sebuah animasi yang dibuat dalam rangka memenuhi Tugas PTI-C, kelas yang dosennya Pak Alvanov Zpalanzani. Desain dan konsepnya memang sengaja dibikin semirip mungkin dengan desain permainan Pacman, dan gerakan-gerakan para karakter dalam permainan tersebut dikaitkan dengan cerita tentang bagaimana orang Indonesia menggunakan teknologi. Terutama, (dalam video ini) adalah latahnya orang Indonesia terhadap jejaring sosial yang terbaru, dan selalu mengikuti tren jejaring sosial yang banyak peminatnya.

Oiya, gambar dan musik yang digunakan dalam video ini adalah hak cipta dari Namco, tahun 1980! Saya gak mengganti iramanya, ya!

Jumat, 18 Januari 2013

Gue Syok Liat IP



Kalau nggak salah, tulisan yang menjadi judul postingan ini, pernah diucapkan oleh teman saya, si Tika. Bedanya, kemaren itu dia bilangnya lebih detil.

"Gue syok liat IP nanti pas bulan Januari. Ngeri pasti. Udah nilai nirmana dan gamtuk gue gimana lagi ah. Hancur!"

Sekarang bulan Januari. Dan nilai semester 1 sudah pada ketauan. IP pun juga sudah keluar. Saya juga sudah "puas" melihat IP saya yang beda tipis dengan IP si Tika. Huh. Berapa? Kalau IP mah gak etis kalau dikasih tau. Haha, intinya semester 1 ini dapat diperoleh rumus:

SUSHI + NIRMANA + HEDON = IP_RIDHA

IP_RIDHA < IP_TIKA

Aargh susah ngitungnya. Intinya begitu, deh. Semester depan harus lebih bersemangat lagi dalam menghadapi "ganasnya" nirmana dan gambar.

Kalau aja si Tika ini lewat sini, dia pasti ngomel-ngomel sambil memuji diri sendiri... Hahaha!

Selasa, 01 Januari 2013

Baru? Mungkin...



Barusan aja tuh di luar orang-orang pada bakar petasan. Haha... ya jelas, lah... Tahun baruan. Sekarang 2013!

Terbebas dari pengadaan resolusi tahun baru yang biasa dilakukan orang-orang, saya malah mikirin TPB FSRD semester 2 yang akan dijalani 20 hari lagi -.-"

Ah, tahun baru? Sama aja kok, gak ada yang spesial. Paling, untuk harapan, saya berharap bisa update blog lebih rajin, bisa lebih "kreatif" ngenirmana, bisa lebih bagus nilainya, dan BISA LEBIH KURUS. Amiin.

(jangan ditanya mengapa, abis, makanan di Bandung enak-enak, sih...)

Dan pulang kampung sambil perbaikan gizi.

Anyway, met tahun baru aja bagi pembaca setia Macem-macem Laah!

Kamis, 08 November 2012

Windows 8 Pro Akhirnya "Bertengger" di Laptopku


Walaupun *ehem* Pak Tani, tapi, ya begitulah. Men-download ISO Windows 8 Pro itu butuh perjuangan penuh. Bayangkan saja, dengan kecepatan download rata-rata 168 kB/s, saya harus menunggu download 3 part dari file ISO tersebut selama 7 jam. Nggak tidur, pastinya.

Lho, kok, kenapa tiba-tiba berubah haluan menjadi Windows 8? Ceritanya gini. Temen saya di asrama, Adham, pernah memberitahu saya kalau Windows 8 rilis tanggal 26 Oktober 2012. Nah, baru-baru ini dia menginstal Windows 8 di laptopnya. Setelah dia berpikir dua kali, dia merasa kalau Windows 8 ini lebih cepat kinerjanya daripada Windows 7. Jadi dia putuskan untuk beralih ke Windows 8 secara permanen.

Sabtu, 20 Oktober 2012

PowerBank Dadakan


Oke, sebelumnya saya akan memberitahukan kalau hidup saya sekarang penuh dengan tugas. Saking penuhnya, saya sendiri jadi mager (males gerak) unuk menyelesaikannya. Hahh... Dan, cerminan itu semua terlihat pada blog saya yang satu ini. Arti: JARANG UPDATE. #plakk #ohokk #oyeeah

Ide aneh, keisengan, terkadang datang dengan tiba-tiba. Kadangkala di saat perut lapar, kadangkala di saat situasi terburu-buru, ataupun yang lainnya. Tapi, sebentar. Saya punya tips yang (kelihatannya) harus dibagikan kepada para pembaca. Yang kalian butuhkan hanya hape yang baterenya bisa diisi dengan menggunakan kabel data USB (biasanya kalau ditancepin ke komputer atau laptop, baterenya ngisi). Eits, kabel data dan laptop juga dibutuhkan. Oke, sebenarnya ada apa dan untuk apa, sih? Seperti judul postingan ini, saya akan menceritakan kisah saya saat "iseng" membuat PowerBank dadakan. Cekidot.

Rabu, 27 Juni 2012

Tetap Aja, Deh...



FSRD, fakultas idaman saya. Waww... (Apanya yang waww?) Dari pertama kali Jalur Undangan SNMPTN 2012 dibuka, saya memang terlanjur suka kepada fakultas yang satu ini. Prodinya beragam. Ada seni kriya, seni rupa murni, desain produk, desain interior, dan desain komunikasi visual. Nah, saya sukanya desain komunikasi visual (DKV).

Lumayan lama lah udah matrikulasi di FSRD ini, dan ternyata... Tetap aja, hari-hari dilewati dengan yang namanya MENGGAMBAR (sesuatu yang tidak saya sukai).

Tapi, memang, dari hari ke hari saya dan teman-teman diajarin teknik menggambar, dan saya sangat terbantu karena bisa belajar menggambar dan... Menjadi lebih semangat tentunya.

Mulai dari gambar gelas secara ortogonal, gambar kendi, gambar 3D, sampai gambar nirmana dan bangunan juga disuruh!

Ribet, sih, ribet. Tapi tetep harus dijalani. Temen-temen pada bagus semua gambarnya... Saatnya saya memperbaiki cara menggambar saya. Tapi itu kan harus bertahap. Yeah.

Jumat, 22 Juni 2012

Lho, Kok Jadi Dynamic Disk?

image

Awalnya, sih memang kaget. Baru saja nih kejadiannya. Saya mau instal Linux di laptop saya. Tapi karena harus membuat partisi, jadi saya coba bukan Disk Management. Selesai saya men-shrink volume sebuah partisi, eh, ditawarkan untuk mengubah jadi Dynamic Disk. Dari strip biru menjadi strip kuning tua. Duh, apa yang udah saya bikin, tanya saya sendiri dalam hati. Kenapa jadi kuning tua? Tadi Basic Disk, sekarang udah jadi Dynamic Disk. Spontan, Om Google pun saya samperin. Setelah ketemu jawabannya, rupanya Dynamic Disk ini sangat fleksibel, sehingga bisa diatur sedemikian rupa. Tapi ada beberapa kekurangan, di antaranya tidak bisa dual booting. What? Masa gitu? Ya gitu deh…

Apakah ada cara mengubahnya kembali menjadi Basic Disk? Ada! Format semua harddisk, ubah ke Basic Disk, dan masukkan lagi datanya satu per satu (kalau ada di back-up).

Untuk sementara, saya pasrah saja, deh, dengan keadaan ini: menggunakan Dynamic Disk.

Semoga tidak terjadi apa-apa.

Sabtu, 16 Juni 2012

Ujian Keterampilan FSRD ITB 2012



Kemarin (15/6) calon mahasiswa ITB Fakultas Seni Rupa dan Desain mengikuti ujian keterampilan. Sesuai instruksi yang diberikan panitia pendaftaran awal, katanya disuruh datang jam 9 pagi. Ya. Setelah datang, kami para calon mahasiswa diberikan kertas hijau yang berisi informasi tentang waktu tes dimulai. Hhh... Harus nunggu.. sampai jam 1 siang.

Hari itu hari Jum'at. Saya salat Jum'at dulu di mesjid Salman ITB, setelah itu baru memasuki tempat diadakannya tes: AULA BARAT.

Rabu, 30 Mei 2012

Alasan Mengapa Banyak Orang Suka Android



Si robot hijau sekarang sedang naik daun di pasar tradisional, eh, pasar teknologi. Orang-orang banyak yang sudah "Terlanjur Cinta" kepada si caem berwarna hijau muda ini.

Apa yang memikat hati para penggunanya? Apa yang telah membuat mereka dimabuk cinta dengan Android? Apakah dia cantik? Atau ganteng? Cakep? Imut? Unyuuk? Caem? Baik, mungkin?

Relatif. Ya, relatif banget.

Apa alasan mereka-mereka pecinta Android (termasuk saya) menyukai sistem operasi ini? Inilah dia alasan dan ulasannya. Bekicot!

Senin, 21 Mei 2012

"Was It Successful?"

Brian
"Hey, Kevin. How are you today?"

Kevin
"I'm fine. Thanks. And you?"

Brian
"Great. Well... By the way, I read your blog this morning and I found that you have upgraded your Samsung Galaxy Ace, your precious Android phone. Is that true?"

Kevin
"Oh, apparently you are also my best blog-watcher, aren't you?"

Brian
"Yes, maybe. But I want to know how did you upgrade your Android?"

Kevin
"Actually, it's a really easy thing to do! You have only to download  the Samsung Kies application from the Internet, and then install it either to your computer or laptop."

Brian
"So, what's next?"

Kevin
"Open Samsung Kies and connect your Samsung Galaxy Ace through USB data cable. The GT-S5830 will appear on Samsung Kies."

Brian
"Do we need an Internet connection?"

Kevin
"Oops. I almost forget. You should establish an Internet connection before you open Samsung Kies."

Brian
"Okay, and then?"

Kevin
"You will be offered a firmware update. You should agree with the rules you must obey. Then you have to wait until the process finished."

Brian
"Umm... I see! So, was it successful?"

Kevin
"Absolutely, friend! Let's take a look here."

Brian
"Wow, you've actually upgraded it into Android Gingerbread!"

Kevin
"Just like I told you just now, friend!"

Brian
"Okay, thank you for your information. Goodbye!"

Kevin
"Goodbye. See you later!"

Jumat, 27 April 2012

Uniknya Ubuntu



Bagi para insan yang mengetahui tentang linux, pastinya tau apa itu Ubuntu.

Yap. Ubuntu adalah salah satu Distro linux yang open-source, yang terkenal akan tampilannya yang ramah pengguna (user-friendly). Nama Ubuntu diambil dari salah satu kosakata bahasa Afrika, yang berarti "Humanity" atau "Kemanusiaan". Memang, selama berkiprah, Ubuntu selalu identik dengan slogan "Linux for Human Beings".

Jumat, 09 Maret 2012

Market, Habiskah Masa Jabatanmu?

Google Play Shop, pengganti Android Market

Baru buka HP, nih... Saatnya update sesuatu yang sepele buat para pembaca.

Saat saya unlock HP (Android, red.), eh, tiba-tiba muncul Memory Full. Sudah biasa, sih... Nah, biasanya ini HP memorinya penuh gara-gara sesuatu... Yaitu, Market yang di-update.

Senin, 05 Maret 2012

The Comparison: I Will Survive & I Will Not Survive

(Kiri-kanan) Gloria Gaynor dan Tika Panggabean

Lagu I Will Survive dipopulerkan oleh Gloria Gaynor. Berisikan tentang seorang wanita yang ditinggal pria, tapi dia menunjukkan bahwa dia bisa bertahan tanpa si pria.

Lagu I Will Not Survive adalah lagu parodi dari I Will Survive, yang dibawakan oleh Tika Panggabean, salah satu anggota Project Pop. Kisah lagu ini merupakan kebalikan dari lagunya Gloria Gaynor. Di sini si wanita tidak tahan dia ditinggalkan oleh pria yang ironisnya merupakan pacar si wanita itu. Di lagu ini, kesan lucunya pun timbul karena bahasanya dicampur antara Inggris dan Indonesia.

Terdapat banyak kemiripan dalam kedua lagu tersebut. Mulai dari irama disco-nya, melodinya (dengan sedikit pengubahan), dan liriknya.

Apa saja kemiripan yang "nyata" dalam kedua lagu tersebut?