Jumat, 09 Agustus 2013

Mohon Maaf Lahir dan Batin


Allaahu Akbar, Allaahu Akbar, Allaahu Akbar

Laa Ilaaha Illallaahu Wallaahu Akbar

Allaahu Akbar Walillaahil-hamd

Ya, takbir, Ramadhan 1434 Hijriyah telah berlalu. Sekarang bulan Syawal 1434 Hijriyah telah tiba.. Hari fitri, hari raya. Memang, postingan ini memang sangat singkat dan sedikit. Tapi, permintaan maaf dan juga pintu maaf dari saya tidaklah sesingkat dan sesedikit postingan ini.

Saya, Muhammad Ridha Ridwan, selaku pemilik blog Macem-macem Laah, mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1434 Hijriyah. Minal Aidzin Walfaidzin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.

Maafkan segala kesalahan baik yang disengaja, maupun tidak.

Rabu, 31 Juli 2013

Yuk, Tetap Update Info Meski Paket Habis!

Maklumat:
Ini hanya berlaku bagi pengguna internet Tri.

Oke, sebelumnya, pasti kesal, 'kan kalau kalian mau internetan tiba-tiba muncul yang beginian...


Kesal pasti bertambah kalau kalian menyadari keuangan bulanan menipis dan tidak cukup untuk mengisi ulang paket. Kalau udah begitu, yahh.. Free puk puk, deh...

Tapi, kesedihan mungkin tidak akan berlanjut. Ada cara untuk tetap update info di dunia maya meski Tri terus menyuruh kalian isi ulang kuota. Yahh, walaupun cara ini tidak bakal memberi kepuasan bagi kalian, tapi bolehlah dicoba, siapa tau berguna dalam keadaan genting. TING!

Mengingat, menimbang, dan memutuskan... #eh

Mengingat internet Tri yang baik, apabila sudah habis kuota, Tri masih memberikan kenyamanan akses gratis ke 11 situs, FULL SPEED alias kecepatan nggak diturunkan! Ke-11 situs tersebut adalah:
  1. Facebook
  2. Google
  3. Detik
  4. Kaskus
  5. Klik BCA
  6. Twitter Mobile
  7. Kompas
  8. Toko Bagus
  9. Oke Zone
  10. Viva News
  11. Chatting (FB Messenger, YM Messenger, AOL, ICQ, GTalk, MSN)

Oke. Sampai di sini mungkin timbul pertanyaan dalam benak kalian, "Kalau saya mau mengakses sebuah informasi di blog, gimana? Kan tidak termasuk salah satu yang ada di daftar itu? Nah, itu dia inti dari postingan tadi. Ebusetdah, panjang bener basa-basinya dari tadi?

Oiya, by the way, cara ini sudah dibuktikan di hape Android. Untuk hape lain, silakan bereksperimen sendiri. Dan, perhatian sekali lagi. Kartu Tri yang digunakan adalah kartu yang kehabisan kuota, bukan yang belum atau tidak pernah diisi kuota!

Baiklah, langsung ke langkah-langkahnya.

Pertama, silakan buka app Opera Mini. Kalau belum terinstal, silakan belanja gratis dulu di Play Store :)

Langkah Pertama

Oke. Kedua, pilih Google Search yang ada di sebelah kanan atas dan mulai ketikkan keyword yang mau kalian cari.

Langkah Kedua

Ketiga, tekan tombol Go / Enter / Search di keyboard, dan tunggu hasil pencarian keluar. Jreeng...

Langkah Ketiga

Keempat, klik dan tahan salah satu pilihan hasil pencarian dan pilih "Open in new tab".

Langkah Keempat

Kelima, periksalah tab baru di bawah, dan...

Langkah Kelima

Terakhir, jreeeng... Halaman yang dituju terbuka secara cuma-cuma alias gretong alias gratis!

Langkah Terakhir

Ya, cara ini pastinya akan sangat berguna saat keadaan genting, saat kalian kepepet butuh informasi. Semoga.

Rahasianya?

Apa sih rahasianya kok bisa gratis? Begini... Tri menggratiskan akses ke Google, ya kan? Lantas, apa hubungannya? Gini... pada saat kita memilih pilihan hasil pencarian, Opera Mini (entah Google-nya) tidak langsung membuka link-nya secara serta merta, melainkan masuk ke "www.google.com/url?q=%s" di mana %s adalah alamat situs yang dituju. Nah, Tri menghitung alamat situs yang dituju itu diakses dari Google. Makanya bisa diakses secara gratis.

Okedeh, segitu aja postingan kali ini... semoga bermanfaat bagi yang baca. Selamat berinternet gratis dari Google... :D\

Kamis, 25 Juli 2013

Pulkam Buat Foto-foto!

Berkaryalah kamu, selama kamu masih bisa berkarya. Itu, sih, prinsip saya. Wakakak. Jadi ceritanya saya udah di Aceh nih. Sudah ketemu sama SEMUA ORANG YANG SAYA KANGENIN SEJAK BULAN LALU! *ups* Caps Lock kepencet #padahalSENGAJA.

Pengalaman baru. Itu yang saya dapatkan pada liburan kali ini. Sekarang bulan Ramadhan. Berarti, PUASA. Yeah. Puasa, menahan diri dari segala yang membatalkannya dari terbit fajar hingga terbenam matahari. #okesip #lengkap.

Berawal dari niat gak tidur abis sahur, terus abis shalat Subuh, saya langsung jalan-jalan keliling Kruenggeukueh dan memotret foto-foto ini:

Bukan DSLR, bukan Nokia Lumia. #hmm. Itu motretnya pake Samsung Galaxy Ace, 5 Megapiksel. Yap, berkarya dengan apa yang saya punya. Hahaha.

Pulangnya, saya menunjukkan hasil potretan ini ke ayah saya. Akhirnya waktu itu, ayah saya langsung ngomong, “Bang, lusa kita pergi jalan-jalan, ya. Kita potret pemandangan di Panggoi.”

JLEB! Oke, yah, sip. Kata saya dalam hati. Senang banget rasanya.

Hari yang ditunggu-tunggu pun tiba. Akhirnya kami berangkat naik motor—pergi ke Panggoi. Ternyata sampai di sana, eh, gunung. Mendaki—mendaki… Seru, sih. Tapi, itu pas lagi puasa, mana mataharinya terik banget lagi. Haaa~ Tapi, demi foto yang indah, akhirnya saya melanjutkan perjalanan.

AMEJING! Di atas sini kelihatan bangunan Islamic Center yang ada di Kota Lhokseumawe. Wah, baru tau di kampung halaman saya ada pemandangan yang beginian bagusnya.

“Dulu, waktu kecil, ayah sering main di sini sama kawan-kawan. Ya, pokoknya ini jadi tempat bermain, lah. Rumah ayah dulu ‘kan ada di sekitar sini,” jelas ayah saya. “Kami dulu sering metik buah Teue. Itu pohonnya di sana. Pohon Teue.”

KRAK! Saya terdiam. Masa kecil ayah mainnya keseringan di alam terbuka. Masa kecil saya mainnya malah keseringan di alam maya. Jauh banget bedanya. Hahaha.

Akhirnya kami pulang sambil melewati Jalan Rancong, Kompleks Perumahan PT Arun, dan Kompleks Perumahan PT Pupuk Iskandar Muda. Tujuan cuma satu: foto-foto. Semua foto saya potret pake hape Samsung Galaxy Ace ini. #kayakpromosideh

Karena lagi asyik sama foto-foto kayak gini, saya memutuskan untuk membuat semacam watermark yang ditempelin di foto-foto saya. Namanya PHOREESHOT (Photo-photo yang si Reedja Shot) #apaangajelasbangetdeh

media-20130723

Sempat narsis sejenak di motor wakakaka…

Baidewei, ini dia deretan foto-foto yang saya potret bersama ayah saya…

Beneran, baru kali ini ngerasain liburan yang super asyik kaya gini! WOW!

Selasa, 11 Juni 2013

De’i De’i De’i, Ayem Setil Hepi

Kemarin dulu, 3 Juni, ada konsultasi masalah jurusan pilihan – bersama dosen dari jurusan pilihan alias DKV. Nah ceritanya, kata dosennya nih, saya nggak cocok masuk DKV. Mungkin (kira-kira) beginilah cuplikan wawancara (?) saya dan dosen itu.
Dosen:
Kamu mau masuk DKV? 
Saya:
Iya, pak.
Dosen:
Hmm… Tapi di pameran kemarin, karya kamu tidak cocok untuk masuk DKV.
Saya:
(Omaigat, kenapa ini?) Ya, pak.
Dosen:
Pilihan kedua kamu apa?
Saya:
Desain Interior, pak.
Dosen:
Kalau yang keempat?
Saya:
Kriya, pak.
Dosen:
(Ngambil iPad, terus nunjukin halaman Google Images yang penuh dengan gambar sandal, baju warna warni, tembikar, pot, dsb.) Nah, kalau kamu gak keterima di pilihan pertama (DKV, red.), kalau nggak kelempar ke pilihan kedua, ya, pilihan keempat.
Saya:
Ya, pak.
Dosen:
Kamu lihat gambar-gambar ini. Dia ini dulu nangis-nangis gara-gara nggak masuk DKV, kelempar ke Kriya. Tapi sekarang sukses, bisa bikin bisnis ginian. (Nunjukin gambar di iPad tadi)
Saya:
Pak, apa nggak ada kemungkinan lagi, ya, untuk masuk DKV?
Dosen:
Saya juga tidak tau. Intinya, saya nyaranin untuk ubah pilihan pertama jadi Desain Interior. Atau nggak, kamu kalau nggak kelempar ke Desain Interior, ya, Kriya.
Saya:
Ya, pak. Terima kasih.
Setelah selesai wawancara, saya langsung *BLANK*. Gak tau mau ngapain, gak tau mau apa. Saya tetap bersikeras sama DKV, jadi, saya nggak ngubah pilihan pertama jadi DI. Malamnya, saya pasrah. Curhat ke Tika, akhirnya aku dapat motivasi.
“Yaudah, lah, Rid. Kalau kamu beneran masuk Kriya, ya nggak apa-apa. Toh kamu tetap bisa berkarya. Liat tuh, animasi Shaun the Sheep. Mereka nggak pake 3D, tapi stop motion dari clay! Mungkin kamu bisa berkarya lebih dari itu,” kata Tika.
Ya juga, sih, aku kira.
“Nah, kalaupun ternyata nanti masuk Desain Interior, ya, kita berjuang bareng. Toh, kalau ada teman, semakin semangat, ‘kan?” kata Tika lagi.
Akhirnya, waktu yang ditunggu-tunggu dengan harap-harap cemas pun tiba. Hari ini, 11 Juni 2013, hari yang sangat menegangkan. Kenapa? Kenapa?

Yakk, kenapa, saudara-saudaraaaa~?

Karena hari ini di ITB ada pengumuman penjurusan Mahasiswa Tahap Persiapan Bersama (TPB). Padahal, itu udah diundur satu hari, karena katanya tanggal 10, ah. Akhirnya, dengan gemetaran saya membuka OL Akademik. Mengingat IP dan IPK dua semester ini, saya… Aaargh. Menyerah. Jurusan DKV itu sudah lewat~ lewat~ lewat~ dari pikiran saya.

JRENG! Harapan sirna. Saya melihat ada dua kata yang sangat mencuri perhatian di layar laptop.

~ DESAIN INTERIOR ~

HUWAA, masuk Desain Interior!!! Langsung saya kabari keluarga saya di Aceh. Ayah, Bunda, dan Adik-adik saya, termasuk Yanti, memberikan selamat kepada saya. Kepada Tika, saya beri tau juga. Ah, tiba-tiba aja, saya dapat mention tweet dari @tiqhachu – eaaa.. itu tweet si Tika.

tweet

Ya, akhirnya satu jurusan sama Tika, dan bakal berjuang sama-sama, geng! Hahaha. Sekarang ini, pikiran saya udah mulai tenang, nggak kayak kemaren-kemaren… Tiba-tiba aja, mikir… toh tidak harus masuk DKV, ‘kan, untuk bisa sukses?

Prodi

Saya akhirnya dengan lapang dada menerima sepenuh hati tentang jurusan ini. Yah, setelah dipikir-pikir, manfaatnya juga lebih banyak, sih.

Oke, sekarang ini libur telah tiba (Kamila, Tasya: 2000). Saya tingggal menghitung hari (eaa…) 4 hari lagi, untuk kembali ke Aceh, oh kampung halaman tercinta.

Sudah, sekian aja deh postingannya. Haha, penasaran, deh, kira-kira nanti kalau udah di kelasnya, ngapain aja ya?

Minggu, 12 Mei 2013

Typeface Utama Tri Dipakai Telkomsel?

Saya tidak tahu apakah ini serius atau main-main belaka, yang jelas saya benar-benar kaget. Ini adalah sebuah hal yang lumayan serius bagi saya. Suatu waktu saya menonton video di youtube, saya melihat banner iklan Telkomsel yang memamerkan produknya: KartuHalo. Wajar, memamerkan. Tapi ada satu hal yang memang membuat saya penasaran sepenasaran mungkin. Sekali lagi, ini adalah hal yang menyangkut tentang desain-mendesain. Begini, mungkin kalian para pembaca setia Macem-macem Laah tahu produk mana yang menawarkan promo berikut ini...


Yep, itu adalah salah satu promo dari Tri. Saya bukan berbicara masalah promonya, tapi masalah typeface-nya. Yahh, walaupun Tri belum lama ini telah mengganti typeface utamanya kebanyakan dengan font Helvetica, tapi bukan berarti ini adalah masalah lama yang bisa dilupakan begitu saja.

Spesimen Font Verona
(Sumber: www.newlyn.com)

Typeface yang digunakan Tri ini adalah font bertajuk "Verona", yang sudah pasti tidak mungkin dapat didownload maupun dibeli di manapun. Kenapa? Karena, font yang didesain oleh Miles Newlyn ini adalah font custom yang secara eksklusif didesain untuk Branding Tri, baik Tri yang ada di Indonesia, maupun Three yang ada di luar negeri. Oh iya, sekedar info, supporting typeface dari "Verona", "Modena Condensed" juga tetap dipakai sampai sekarang, dan itu juga bikinan Miles Newlyn, serta tidak dapat didownload dan dibeli.

Detail font Verona dan Modena Condensed

Bisnis adalah bisnis. Desain adalah desain. Paduan bisnis dan desain menghasilkan popularitas dan pastinya, DUIT. Kalau sekedar ingin bikin plesetan, atau apa gitu, silakan siapa saja boleh mencontek gaya font unik dari perusahaan ternama. Sebut saja font Verona dan Modena Condensed ini. Saya pribadi sebenarnya pernah membuat duplikat (yang sebenarnya tidak mirip sama sekali) dari font ini. Hanya dengan tujuan membuat plesetan dari iklan Tri menjadi iklan Nine. Ini dia buktinya:




Sekali lagi, hanya untuk kegembiraan pribadi. Hahaha. Oh iya, dari tadi saya belum menunjukkan penampakan iklan KartuHalo Telkomsel yang menggunakan typeface Verona, 'kan? Oke, ini dia...



Mungkin yang berbeda adalah, di iklan Telkomsel ini, si typeface diposisikan sebagai subtitle font, kali ya? Saya tidak bermaksud untuk menyalahkan ataupun menjatuhkan. Tapi, apapun ceritanya, Miles Newlyn juga sudah mengklaim font tersebut di situsnya sendiri. Begini bunyi klaimnya.

The Verona typeface was designed for the 3 brand as the main brand recognition device. The investment in a custom font has paid off considerably in tems of recognition and savings gained by avoiding the costs of licensing an off-the-shelf font throughout eight countries. This typeface is licensed exclusive to 3, and is not available for download.

Modena Condensed was designed as the supporting typeface for 3’s Verona. It is condensed and has a large x height to make the best possible use of space, important for the small screens of mobiles and PDAs. It remains legible at very small sizes. This typeface is exclusive licensed to 3, and is not available for download.

Satu permintaan saya, apabila ada kesalahan saya dalam postingan ini, saya minta maaf. Dan kalaupun font yang dipakai di iklan Telkomsel ternyata bukan Verona, saya mohon pencerahaannya. Terima kasih.

Kunjungi situs desainer font Verona:
Newlyn - - Branding, identity & type design.